Just another WordPress.com site

Agar Terhindar dari Kejadian Buang Gas Saat Bercinta

 

img

Jakarta, Kentut atau buang gas adalah kondisi alami yang bisa terjadi kapan saja, tapi jika kentut muncul saat berhubungan seks maka bisa memalukan. Bagaimana mencegah agar tidak kentut saat bercinta?

Kentut yang terjadi selama berhubungan seks ini biasanya muncul ketika seseorang mencapai orgasme dan termasuk salah satu respons tubuh. Terkadang kondisi ini disebut dengan kentut vagina, yang terjadi ketika udara di lepaskan dari vagina saat berhubungan seks.

Ketika hal itu terjadi akan terdengar seperti kentut yang berasal dari perut yang kembung dan dikeluarkan melalui anus, namun nyatanya tidak semua begitu karena bisa saja kentut yang muncul berasal dari anus.

Sementara itu, Talli Rosenbaum, PT, MSc seorang fisioterapis dalam rehabilitasi panggul dan juga anggota American Association of Sexuality Educators mengungkapkan bahwa hal ini bisa juga terjadi jika seseorang mengalami disfungsi dasar panggul.

Talli menunjukkan ketika seseorang orgasme maka organ tubuhnya akan turun yang bisa meningkatkan tekanan intra abdomen. Respons ini disebut manuver Valsalva. Ketika tekanan perut terdorong oleh rektum, maka ia tidak bisa mempertahankan tekanan sphincter yang memicu terjadinya kentut saat berhubungan seks.

Perempuan kadang takut pasangannya akan menjadi hilang gairah dan malas bercinta jika ia kentut. Tapi jangan biarkan hal ini merusak kehidupan seks. Perempuan harus tetap percaya diri dan buat saja sebagai bahan lelucon, karena saat seks lelucon pun dibutuhkan.

Untuk menghindari hal tersebut, perubahan pertama yang bisa dilakukan adalah mengubah pola maka atau diet. Makanan yang mengandung gas diketahui bisa meningkatkan risiko kentut, karena itu hindari makanan ini.

Selain itu Talli mengungkapkan cara untuk mencegah hal ini bisa juga dengan melakukan latihan dasar panggul untuk memperkuat otot sfingter eksternal dan belajar untuk mengkontraksinya terutama ketika orgasme.

“Tapi memikirkan kontraksi otot ini ketika orgasme bisa menghambat seseorang mencapai klimaks. Karena itu cobalah untuk tidak khawatir mengenai hal itu, hal terpenting adalah membicarakan dengan pasangan,” ujar Talli, seperti dikutip dari Sexuallity.About.com, Sabtu (18/2/2012).

Namun jika cara ini tidak juga membuahkan hasil dan bisa mengganggu kehidupan seksual dengan pasangan, maka cobalah mempertimbangkan untuk berbicara dengan ahlinya seperti fisioterapis untuk dasar panggul.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s